Balas Dendam, Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Beri Sinyal Serang Israel

Anton Suhartono
Naim Qassem mengutuk pembunuhan komandan senior Haitham Ali Tabatabai oleh Israel seraya menjanjikan pembalasan (Foto: Al Manar TV)

BEIRUT, iNews.id - Sekretaris Jenderal (Sekjen) Hizbullah Lebanon Naim Qassem mengutuk pembunuhan komandan senior Haitham Ali Tabatabai oleh Israel pekan lalu. Ini merupakan komentar pertama Qassem sejak serangan terhadap Ali Tabatabai di Beirut. 

Menurut Qassem, serangan yang berlangsung pada Minggu (23/11/2025) itu merupakan kejahatan yang disengaja. Hizbullah berhak membalas kematian kepala staf militer kelompok tersebut kapan pun.

"Apa yang terjadi adalah serangan terang-terangan dan kejahatan disengaja, dan kita berhak untuk membalas. Kita akan menentukan waktunya," ujarnya, dalam pidato mengenang kematian Ali Tabatabai, seperti dikutip dari Anadolu, Sabtu (29/11/2025).

Serangan yang terhadap apartemen di pinggiran selatan Beirut itu juga empat orang serta melukai 25 orang lainnya. 
Hizbullah mengonfirmasi kematian Tabatabai dalam serangan tersebut.

Menurut Qassem, perjanjian gencatan senjata Israel-Hizbullah yang berlaku pada 27 November 2024 telah memasuki fase baru. Dia mendesak pemerintah Lebanon memikul tanggung jawab untuk mengusir penjajah Israel.

Qassem mengutuk para pejabat Lebanon dengan menyebutnya sebagai "budak Israel". Meski jumlah mereka sedikit, namun membuat masalah dengan berusaha mengacaukan pemerintah dan mengikuti perintah Amerika Serikat, termasuk melucuti senjata kelompoknya.

Hizbullah, kata Qassem, siap membahas strategi pertahanan, namun tidak di bawah tekanan serta tidak untuk mencapai perjanjian baru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 hari lalu

Pemimpin Hizbullah Naim Qassem Tuduh Pejabat Lebanon Budak Israel, Kenapa?

Internasional
3 hari lalu

Israel Mata-matai Tentaranya, Cek Akun Media Sosial dengan Kecerdasan Buatan

Internasional
3 hari lalu

Terungkap, Hamas Mata-matai Akun Media Sosial Tentara Israel

Internasional
3 hari lalu

Militer Israel Pantau Akun Media Sosial Tentara untuk Cegah Kebocoran Informasi Sensitif

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal