Balas Mahathir, Israel Larang Pejabat Malaysia Masuk Palestina

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bendera Palestina. (FOTO: AFP Photo/Abbas Momani)

YERUSALEM, iNews.id - Pemerintah Israel menolak memberi izin bagi para pejabat Malaysia untuk masuk ke Ramallah, Palestina. Tindakan Israel ini dianggap sebagai pembalasan atas pernyataan Perdana Menteri (PM) Mahathir Mohamad yang dianggap anti-Semit.

Sebagai gantinya, Malaysia akhirnya membuka "Kedutaan Besar untuk Palestina" di Amman, Yordania.

Kementerian Luar Negeri Israel menyatakan, para pejabat Malaysia tidak akan diizinkan mengunjungi kantor Otoritas Palestina di Tepi Barat.

"Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad memimpin kebijakan anti-Israel dan anti-Semit ekstremis, termasuk melarang delegasi atletik Israel memasuki negaranya," pernyataan kementerian tersebut, seperti dilaporkan The Jerusalem Post, Selasa (3/12/2019).

"Tidak mengizinkan warga negara Malaysia masuk ke Israel, dan mendeklarasikan permusuhan dengan nada anti-Semit," lanjut kementerian tersebut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
30 menit lalu

Diam-Diam Netanyahu Jalani Operasi Kanker Prostat saat Israel Perang Lawan Iran

Nasional
55 menit lalu

Praka Rico Pramudia Gugur di Lebanon, RI Kutuk Keras Serangan Israel 

Internasional
5 jam lalu

Iran Siapkan Daftar Target Serangan terhadap AS jika Gencatan Senjata Runtuh, Apa Saja?

Internasional
11 jam lalu

Prajurit TNI Anggota UNIFIL Praka Rico Gugur akibat Serangan Tank Merkava Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal