Balas Mahathir, Israel Larang Pejabat Malaysia Masuk Palestina

Nathania Riris Michico
Ilustrasi bendera Palestina. (FOTO: AFP Photo/Abbas Momani)

"Perilaku seperti itu tidak memungkinkan adanya pijakan (warga) Malaysia di wilayah Israel."

Mahathir Mohamad pernah menyebut orang-orang Yahudi "berhidung bengkok" dan mengatakan bahwa orang-orang Yahudi memerintah dunia ini dengan kuasa. Mereka membuat orang lain bertarung dan mati untuk mereka.

"Orang-orang Yahudi melakukan banyak hal yang salah," kata perdana menteri Malaysia yang berusia 93 tahun itu, pada Juni di Universitas Cambridge.

Saat itu, dia mengatakan bahwa pihaknya akan menyerang Israel jika bisa.

Mahathir mengaku tidak masalah diberi label anti-Semit dan dalam acara pada September di Universitas Columbia di New York. Dia juga mempertanyakan mengapa orang berpikir masalah baginya untuk mengkritik orang Yahudi.

Pada Januari, Paralimpiade dipindahkan dari Malaysia setelah negara itu menolak untuk mengizinkan atlet Israel berkompetisi.

Larangan masuk yang dikeluarkan Kementerian Luar Negeri Israel tidak berlaku untuk wisatawan Malaysia.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

Kanselir Jerman Friedrich Merz Akui Negara-Negara Barat Terlalu Meremehkan Iran

Nasional
2 hari lalu

RI Kutuk Keras Serangan Israel Tewaskan 4 Prajurit TNI di Lebanon: Kejahatan Perang!

Internasional
2 hari lalu

Terungkap! Persediaan Rudal AS Terkuras Banyak gegara Perang Lawan Iran

Internasional
3 hari lalu

Menhan Israel Sesumbar Hancurkan Iran sampai Kembali ke Zaman Batu, Incar Mojtaba 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal