Bandingkan Pelajar China dengan Anak Anjing, Kedubes AS Minta Maaf

Anton Suhartono
Kedubes AS di Beijing meminta maaf terkait posting-an yang dianggap menghina dan rasis (Foto: Reuters)

Komikus Liu Ludong, yang memiliki hampir 6,5 juta pengikut di Weibo, mengatakan, AS mengolok-olok para intelektual China dengan posting-an rasis.

"Menurut konvensi Amerika, membandingkan siswa China di luar negeri dengan anjing, ini pasti bentuk diskriminasi rasial," kata Liu.

Di tengah derasnya kecaman ada pula netizen yang yang menganggap apa yang dilakukan Kedubes AS sebagai kesalahpahaman budaya.

Cendekiawan China yang berbasis di AS, Qiao Mu, mengatakan istilah anjing dalam budaya AS cenderung positif, sedangkan dalam idiom China, sebagian besar negatif.

“Perbandingan ini tidak sesuai secara budaya dan menimbulkan ketidaknyamanan pada sebagian orang. Mungkin mereka membuat kesalahan dalam menggunakan ekspresi," kata Qiao.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
15 jam lalu

Trump Habis Kesabaran, Menlu Iran: AS Tak Serius Negosiasi

Internasional
3 jam lalu

Ini Rahasia Iran Bertahan dari Gempuran AS-Israel, bahkan Siap Perang Panjang

Internasional
18 jam lalu

Uni Emirat Arab Bantah Serang Iran: Kami Negara Berdaulat!

Internasional
19 jam lalu

Peringatan Keras Iran kepada UEA: Israel Tak Akan Bisa Melindungi

Internasional
20 jam lalu

Trump Belum Lihat Indikasi AS dan China Bakal Perang gara-gara Taiwan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal