Bangkai Anjing Berusia 18.000 Tahun Ditemukan di Rusia Dalam Kondisi Utuh

Nathania Riris Michico
Dogor, bangkai anjing berusia 18.000 tahun yang ditemukan di Rusia. (FOTO: doc. Twitter/S Fedorov)

Analisis genom lebih lanjut mengonfirmasi bahwa anjing itu berjenis kelamin laki-laki. Sejak ditemukan, anjing itu dinamai Dogor, yang merupakan bahasa Yakutsk yang berarti "teman".

Penemuan anak anjing itu menimbulkan beberapa ambiguitas bagi para peneliti Swedia dan Rusia yang bertugas menganalisis bangkainya.

Temuan mereka, yang diterbitkan dalam jurnal ilmiah Royal Society Inggris, dimasukkan dalam sebuah artikel yang melihat dampak perubahan iklim dan aktivitas manusia terhadap rubah Arktik.

David Stanton, salah satu penulis artikel dan peneliti di Pusat Palaeogenetika Swedia, mengatakan bahwa biasanya relatif mudah untuk mengetahui perbedaan antara bangkai serigala dan anjing. Dalam kasus Dogor, masalahnya sedikit lebih rumit, karena Stanton mengatakan asal usul spesimen itu dikaitkan kembali ke masa ketika beberapa populasi serigala, diperkirakan, sedang dipelihara layaknya anjing.

"Kami sudah memiliki banyak data dari hal itu, dan dengan jumlah datanya, Anda berharap mengetahui apakah dia anjing atau serigala," kata Stanton.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Zelensky Tegaskan Tak Akan Serahkan Wilayah Ukraina ke Rusia demi Gencatan Senjata

Internasional
4 hari lalu

Zelensky: Putin Telah Memulai Perang Dunia III

Internasional
5 hari lalu

Iran Diam-Diam Beli Rudal Portabel Canggih Rusia, Siap Perang Lawan AS-Israel

Internasional
10 hari lalu

Rusia Bantah Uji Coba Senjata Nuklir pada 2020

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal