Bangkai Kapal Perang Kekaisaran Jepang yang Tenggelam saat Perang Dunia II Ditemukan

Anton Suhartono
Bangkai kapal perang Jepang Teruzuki ditemukan di dasar laut, lepas Kepulauan Solomon (Screengrab: YouTube/Evnautilus)

TOKYO, iNews.id - Bangkai kapal perang Jepang Teruzuki ditemukan di dasar laut, lepas pantai Guadalcanal, Kepulauan Solomon. Kapal perusak Angkatan Laut Kekaisaran Jepang itu tenggelam dalam pertempuran saat Perang Dunia II.

Tim survei kelautan Ocean Exploration Trust (OET) Amerika Serikat (AS) yang juga beranggotakan para peneliti Jepang, melakukan pencarian di lepas pantai pulau di Samudera Pasifik Selatan, lokasi salah satu pertempuran paling mematikan saat Perang Pasifik.

Teruzuki tenggelam pada Desember 1942 saat mengangkut perbekalan untuk tentara Jepang di Guadalcanal, pulau terbesar di Kepulauan Solomon. 

Selama Perang Dunia II, militer Jepang dan AS terlibat pertempuran sengit untuk merebut pangkalan udara dan fasilitas militer lainnya di pulau itu. 

Jepang, kehilangan lebih dari 20.000 tentara di pulau itu, namun banyak dari mereka yang mati kelaparan karena kapal-kapal yang membawa pasokan logistik ditenggelamkan. tak heran di Jepang, Guadalcanal disebut sebagai "Gato" atau pulau kelaparan.

Selain kelaparan, banyak yang meninggal karena malaria dan penyakit lain. 

“Melihat kapal perang itu membantu kami memahami situasi tanpa harapan yang dihadapi saat itu,” seorang peneliti Jepang yang terlibat dalam pencarian, seperti dikutip dari Japan News, Rabu (23/7/2025). 

Teruzuki memiliki panjang 134 m dibangun pada Agustus 1942 dan merupakan kapal perusak kelas Akizuki kedua milik Angkatan Laut Kekaisaran Jepang.

Pada Desember tahun yang sama, kapal tersebut dihantam dan dilumpuhkan oleh torpedo AS saat mengawal kapal perang yang membawa makanan dan pasokan lainnya ke pulau tersebut.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
1 jam lalu

Trump Dilaporkan Gelar Pertemuan Perdana Dewan Perdamaian Gaza pada 19 Februari

Internasional
3 jam lalu

Iran Pastikan Negosiasi dengan AS Hanya Bahas Nuklir, Bukan yang Lain

Internasional
6 jam lalu

Geger, Elon Musk Ngaku Tak Bahagia meski Berharta Rp14.300 Triliun Lebih

Internasional
7 jam lalu

Perundingan Nuklir dengan AS, Menlu Iran Araghchi: Awal yang Baik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal