Bangladesh Mencekam, India Evakuasi Ribuan Pelajar termasuk Mahasiswa Asing

Ahmad Islamy Jamil
Kerusuhan di Bangladesh selama berminggu-minggu telah menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dan sedikitnya 300 polisi terluka. (Foto: Reuters)

NEW DELHI, iNews.id India telah mengevakuasi ribuan pelajar atau mahasiswa dari Bangladesh. Langkah tersebut menyusul bergolaknya situasi di dalam negeri yang dulu bernama Pakistan Timur itu di tengah aksi protes mematikan yang dipimpin kaum pelajar di Ibu Kota Dhaka. 

“Sejauh ini, lebih dari 4.500 pelajar India telah kembali ke India,” ungkap Kementerian Luar Negeri India dalam pernyataannya, Minggu (21/7/2024).

Dikatakan bahwa di antara mereka yang dievakuasi terdapat 500 pelajar dari Nepal, 38 dari Bhutan, dan satu orang dari Maladewa.

Sistem kuota perekrutan lapangan kerja yang diterapkan Pemerintah Bangladesh untuk jabatan publik menuai protes besar-besaran dari warga negara itu, terutama kaum pelajar. Aksi protes terhadap kebijakan itu meningkat pekan lalu, menyusul bentrokan yang disertai dengan kekerasan di Universitas Dhaka. 

Para pengunjuk rasa mendesak diakhirinya sistem kuota itu, yang memberikan 30 persen peran pemerintah kepada anggota keluarga veteran perang pada 1971. Mereka menuduh sistem itu sebagai bentuk diskriminasi dan pilih kasih terhadap para pendukung Perdana Menteri Sheikh Hasina, yang partainya memimpin gerakan kemerdekaan Bangladesh.

Pada Jumat (19/7/2024) lalu, pihak berwenang Bangladesh memberlakukan jam malam di seluruh negeri untuk meredam kekerasan. Aksi unjuk rasa yang berlangsung berminggu-minggu telah menyebabkan lebih dari 100 orang tewas dan sedikitnya 300 polisi terluka.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
3 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Minta Raja Charles Kembalikan Berlian Hiasi Mahkota Ratu Inggris 

Internasional
5 hari lalu

Pria Ini Bawa Jenazah Adiknya yang Telah Dimakamkan ke Kantor Bank, Alasannya Bikin Miris

Internasional
12 hari lalu

Krisis BBM! Warga Bangladesh Antre SPBU dari Malam sampai Pagi, Beberapa Orang Tewas

Internasional
13 hari lalu

Bus Padat Penumpang Masuk Jurang, 21 Orang Tewas

Internasional
19 hari lalu

Kapal Tenggelam di Laut Andaman, 250 Pengungsi Muslim Rohingya Hilang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal