Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : WHO Rekomendasikan Vaksin Influenza Trivalen, Ini Alasannya!
Advertisement . Scroll to see content

Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?

Senin, 04 Mei 2026 - 15:59:00 WIB
Virus Yamagata Penyebab Influenza Tak Lagi Ditemukan sejak 2020, Kok Bisa?
Virus Yamagata penyebab influenza punah sejak 2020. (Foto: Ilustrasi AI)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id – Dunia kesehatan global mencatat sejarah baru dalam penanganan penyakit menular. Salah satu garis keturunan virus influenza yang telah bersirkulasi selama puluhan tahun, yaitu virus influenza B/Yamagata, secara resmi dinyatakan tidak lagi terdeteksi secara alami di dunia sejak Maret 2020. 

Fenomena langka ini membawa perubahan besar pada peta kesehatan dunia, terutama dalam strategi vaksinasi tahunan. Ya, karena fakta ini vaksin influenza yang kini direkomendasikan ialah vaksin influenza trivalen. 

Seperti apa penjelasan lengkap mengenai informasi ini? Simak beritanya hanya di artikel ini. 

Penyebab Virus Yamagata Punah  

Hilangnya virus Yamagata diyakini sebagai 'efek samping' positif dari pandemi Covid-19. Protokol kesehatan yang ketat secara global, seperti penggunaan masker, pembatasan perjalanan, dan jaga jarak fisik, ternyata tidak hanya menghambat penyebaran SARS-CoV2, tetapi juga berhasil memutus rantai penularan virus Yamagata hingga ke titik kepunahan.

Berbeda dengan influenza tipe A yang memiliki inang pada hewan (seperti burung atau babi), virus influenza tipe B hanya menyerang manusia. Karakteristik inilah yang membuatnya sangat rentan terhadap intervensi perilaku manusia. 

Ketika mobilitas manusia terhenti total pada 2020, virus Yamagata kehilangan inang untuk terus bereplikasi. Ini yang membuat virus tidak lagi ditemukan hingga sekarang. 

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut