"Ini adalah kuburan raksasa. Yang tersisa hanyalah pasir dan kerikil yang basah kuyup oleh darah manusia," ujarnya lagi, menggambarkan kengerian banjir yang juga disebut sebagai gelombang tsunami di darat itu.
Sementara itu, 910 orang, termasuk 517 turis asing, dilaporkan hilang kontak di Nepal. Pemerintah China menyatakan, 100 warganya hilang di Nepal.
Warga asing yang kehilangan kontak tersebut antara lain berasal dari India, Australia, Inggris, Malaysia, Belanda, Portugal, Afrika Selatan, Korea Selatan, dan Amerika Serikat, demikian data Badan Pariwisata Nepal.
Malaysia kehilangan lebih dari 50 warganya, kondisi mereka belum diketahui. Sementara Singapura kehilangan sekitar 10 warga dalam bencana itu.
Di China, media pemerintah melaporkan tanah longsor di Pelabuhan Gyirong, Tibet, menewaskan tiga orang. Disebutkan pula, 558 orang, termasuk 260 warga asing, hilang.