Banjir Dahsyat Nepal-China: Korban Tewas Jadi 362 Orang, 1.400 Lainnya Hilang

Anton Suhartono
Korban tewas akibat banjir bandang dahsyat yang menerjang Nepal dan China, Rabu (26/8/2026), telah mencapai 362 orang dan 1.400 orang hilang. (Foto: AP)

Sejarawan lingkungan dari Universitas La Trobe, Australia, Ruth Gamble, menggambarkan kedahsyatan banjir yang tak hanya membawa air bah tapi juga lumpur.

Hantaman lumpur yang membawa puing-puing pepohonan, batu pegunungan, maupun rumah-rumah yang hanyut secara tiba-tiba bergerak sejauh hampir 170 km ke arah selatan hingga masuk wilayah Nepal.

Rasuwa, terletak di bagian utara Nepal, merupakan distrik pertama yang terdampak hantaman banjir. Namun laporan korban jiwa juga datang dari wilayah Chitwan, jauh di selatan Nepal, yang berbatasan dengan India.

Para ahli memperingatkan risiko banjir susulan. Gelombang menyapu kota-kota di bawah atau lembah dengan lumpur pekat, menghanyutkan rumah-rumah, menghancurkan jembatan dan bendungan, serta menyeret ratusan kendaraan layaknya mainan.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
16 jam lalu

Banjir Bandang Dahsyat Terjang Perbatasan Nepal-Tibet, 157 Orang Tewas, 400 Wisatawan Hilang

20 jam lalu

Kisah Korban Selamat dari Banjir Bandang Nepal, Istri dan Anak Tewas dalam Hitungan Detik

20 jam lalu

Nepal Masih Mencekam! 165 Orang Tewas, Ratusan Hilang usai Banjir Bandang Dahsyat

1 hari lalu

Banjir Dahsyat Nepal: Korban Tewas 150 Orang, Ratusan Hilang termasuk Turis Asing

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal