Banjir Parah di Malaysia Belum Surut, Aksi Saling Tuding Ramai

Umaya Khusniah
Banjir yang menerjang Malaysia menyebabkan delapan orang tewas dan 61.000 lainnya mengungsi. (Foto: Instagram)

"Banyak orang meninggal karena Anda dan kelalaian orang-orang Anda. Jika Anda benar-benar mengambil tindakan darurat sebelumnya dan telah memperingatkan orang-orang, ini tidak akan terjadi," tulis pengguna Twitter NJJM.

Anggota parlemen Klang Charles Santiago mengatakan, banyak keluarga masih terjebak di atap rumah mereka. Ini karena ketinggian air masih berbahaya. 

Dia pun mengkritik pemerintah yang lamban dalam mengaktifkan upaya penyelamatan dan bantuan.

"Alasan pemerintah terkait ketinggian air yang terlalu tinggi dan menunda penyelamatan dan distribusi makanan tidak dapat diterima. Pemerintah memiliki begitu banyak aset seperti kapal, helikopter, dan tim yang terlatih secara profesional," katanya.

Anggota parlemen Partai Aksi Demokrat (DAP), Ong Kian Ming melalui akun Facebooknya mengaku menggunakan dua kayak sendiri untuk melakukan misi penyelamatan di Taman Sri Muda mulai Minggu.

Dia mengatakan, hal itu merupakan tantangan karena daerah permukiman tersebut memiliki lebih dari 10.000 penduduk. Ketinggian air mencapai 2,4 meter. Dia mengaku  berhasil menyelamatkan sekitar 40 orang.

Anggota parlemen oposisi di Parlemen mengajukan pertanyaan mengapa pihak berwenang begitu tidak siap menghadapi banjir yang parah tersebut. 

"Ini telah mempengaruhi ribuan korban. Beberapa mengungsi di atap rumah mereka, dan ini terjadi di Lembah Klang, daerah paling maju di Malaysia," kata Sekretaris Jenderal DAP, Lim Guan Eng.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
5 jam lalu

22 RT di Jakarta Masih Terendam Banjir, Ketinggian Capai 1,1 Meter

Nasional
8 jam lalu

Kebakaran Hebat Hanguskan 1.000 Rumah di Malaysia, Kemlu Pantau Kondisi WNI

Buletin
8 jam lalu

Penampakan Banjir Merah Darah di Solo, Bikin Geger Warga!

Megapolitan
9 jam lalu

Kali Pesanggrahan Meluap, Akses Cinere–Pondok Cabe Terputus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal