WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump kukuh pihaknya sedang bernegosiasi dengan Iran meski ada bantahan dari Teheran. Trump kembali melontarkan ancaman keras kepada Iran bahwa ini menjadi kesempatan terakhir atau akan dilenyapkan.
Trump mengatakan pemerintahannya setuju untuk melanjutkan negosiasi dengan Iran atas permintaan Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, serta beberapa negara lain.
Kementerian Luar Negeri (Kemlu) Iran sebelumnya membantah ada negosiasi dengan AS pada Senin (3/9/2026) sebagaimana disampaikan Trump.
"Kami sedang berunding sekarang. Ini adalah kesempatan terakhir bagi mereka untuk menandatangani dokumen secara baik," ujarnya, seperti dikutip dari AFP, Selasa (4/8/2026).
"Saya ingin memberi mereka kesempatan terakhir sebelum dipenggal," katanya, menegaskan.