Nah, Iran Bantah Mohon-Mohon ke AS untuk Batalkan Serangan

Anton Suhartono
Iran membantah pernyataan Donald Trump bahwa negaranya memohon agar AS membatalkan serangan besar pada akhir pekan (Foto: AI)

TEHERAN, iNews.id - Iran membantah pernyataan Presiden Amerika SerikatDonald Trump bahwa negaranya memohon agar AS membatalkan serangan besar. Pernyataan Trump itu disebut sebagai kebohongan.

Selain itu, para pejabat Iran juga membantah, Teheran menyetujui permintaan AS untuk membuka kembali Selat Hormuz secara total.

“Klaim Trump bahwa Iran meminta serangan dihentikan hanyalah kebohongan lain dan upaya putus asa untuk memeras penguasa Teluk serta menekan mereka melalui ancaman,” kata para pejabat militer Iran, dalam pernyataan yang disiarkan kantor berita Mehr, dikutip Senin (3/8/2026).

Mereka menegaskan, militer Iran tetap berada pada kesiapan tingkat tertinggi serta siap menghadapi semua kemungkinan.

“Jika konfrontasi menjadi tak terhindarkan, medan perang akan menentukan. Pada saat itu, semua orang akan paham siapa yang memegang kekuasaan dan siapa yang akan membuat keputusan akhir,” kata para pejabat.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
24 jam lalu

PBB Ungkap Serangan Tanpa Pandang Bulu AS ke Sekolah di Iran, Bakal Tuntut Pertanggungjawaban

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta PBB: AS Mungkin Lakukan Kejahatan Perang di Iran

1 hari lalu

Kaget! Kanselir Jerman Bilang Era Persahabatan Eropa-AS sejak Perang Dunia II Telah Berakhir

1 hari lalu

Sedang Perang, AS Tetap Izinkan Presiden Iran Hadiri Sidang Umum PBB di New York

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal