Bantah Klaim Trump, Bos IAEA: Iran Bisa Bikin Nuklir Lagi dalam Hitungan Bulan

Anton Suhartono
Rafael Grossi menyebut serangan AS gagal menghancurkan fasilitas nuklir Iran sepenuhnya (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Bos Badan Energi Atom Internasional (IAEA) Rafael Grossi menyebut serangan Amerika Serikat (AS) gagal menghancurkan fasilitas nuklir Iran sepenuhnya. Iran masih bisa melanjutkan program nuklir yakni pengayaan uranium dalam beberapa bulan.

Pernyataan Grossi ini bertentangan dengan klaim Presiden AS Donald Trump bahwa serangan AS pada 22 Juni telah menunda ambisi Iran untuk membuat senjata nuklir selama puluhan tahun. Sebaliknya, pernyataan itu sejalan dengan laporan awal komunitas intelijen AS yang menyebutkan fasililtas nuklir Iran tidak benar-benar hancur.

Dalam program "Face the Nation with Margaret Brennan" di CBS News, Grossi mengatakan Iran masih memiliki kemampuan melakukan pengayaan uranium dalam waktu segera pasca-serangan AS pada 22 Juni lalu.

"Mereka bisa memiliki, Anda tahu, dalam hitungan bulan, saya bisa sampaikan, beberapa kaskade sentrifus berputar dan memproduksi uranium yang diperkaya, atau kurang dari itu," katanya.

Dia menambahkan, tidak seorang pun yang  bisa memastikan bagaimana kondisi fasilitas nuklir Iran saat ini, apakah telah hancur akibat serangan tersebut atau belum.

“Memang terjadi kerusakan parah, tapi bukan kerusakan total. Iran memiliki kapasitas di sana, kapasitas industri dan teknologi. Jadi jika menginginkan, mereka akan bisa mulai melakukannya lagi," ujar Grossi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
21 jam lalu

Begini Wujud Autopen, Alat Peniru Tanda Tangan yang Dipermasalahkan Trump kepada Joe Biden

Internasional
24 jam lalu

Mengenal Autopen, Alat Pembuat Tanda Tangan yang Jadi Senjata Trump Serang Joe Biden

Internasional
1 hari lalu

Cabut Instruksi Presiden Era Joe Biden, Trump Sebut AS Dikendalikan Kelompok Kiri

Internasional
1 hari lalu

Wah, Trump Batalkan Seluruh Instruksi Presiden Era Joe Biden yang Diteken Pakai Autopen

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal