Bantah Klaim Trump, Inggris Sebut ISIS Belum Kalah di Suriah

Nathania Riris Michico
Militan ISIS di Suriah. (Foto: Twitter)

"Koalisi global terhadap Daesh sudah membuat kemajuan besar. Sejak operasi militer dimulai, koalisi dan mitranya di Suriah dan Irak merebut kembali sebagian besar wilayah Daesh dan kemajuan penting telah dibuat dalam beberapa hari terakhir di daerah terakhir Suriah timur yang telah diduduki Daesh," katanya.

“Tapi masih banyak yang harus dilakukan dan kita tidak boleh melupakan ancaman yang mereka ajukan. Bahkan tanpa wilayah, Daesh akan tetap menjadi ancaman. Sebagaimana telah dijelaskan oleh Amerika Serikat, perkembangan di Suriah ini tidak menandakan berakhirnya koalisi global atau kampanyenya. Kami akan terus bekerja dengan anggota koalisi untuk mencapai ini," tuturnya.

“Kami tetap berkomitmen pada koalisi global dan kampanye untuk menolak wilayah Daesh dan memastikan kekalahannya yang abadi, bekerja bersama mitra regional kami yang kritis di Suriah dan sekitarnya. Ketika situasi di lapangan berkembang, kami akan terus mendiskusikan bagaimana kami mencapai tujuan ini dengan mitra koalisi kami, termasuk AS,” tandasnya.

Pemerintahan Trump diperkirakan akan menarik semua atau sekitar 2.000 pasukan AS dari Suriah. Diketahui rencana penarikan sudah dimulai dan pasukan AS akan mulai pergi secepat mungkin.

Keputusan itu menggarisbawahi perpecahan antara Trump dan penasihat militernya, yang mengatakan dalam beberapa pekan terakhir bahwa kantong militan ISIS tetap tersisa dan AS harus mempertahankan pasukan tetap di tempatnya sampai kelompok itu diberantas.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
15 jam lalu

Trump Klaim Harga Minyak Sudah Turun Setelah Perang: Lebih Murah daripada Masa Joe Biden

17 jam lalu

Deretan Miliarder Baru Lahir dari IPO Tahun Ini, Siapa Saja?

23 jam lalu

Negara-Negara G7 Sepakat Lepas 100 Juta Barel Minyak dan Solar untuk Redam Harga

2 hari lalu

Trump Klaim Iran Batalkan Rencana Bikin Senjata Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal