Bantah Klaim Trump, Korut Tegaskan Tak Minta Pencabutan Sanksi

Nathania Riris Michico
Presiden AS Donald Trump (kiri) dan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un tiba untuk pertemuan di hotel Sofitel Legend Metropole di Hanoi pada 27 Februari 2019. (Foto: AFP)

"Sulit untuk mengatakan apakah mungkin ada kesepakatan yang lebih baik daripada yang didasarkan pada proposal kami," katanya, saat konferensi pers.

Bahkan jika AS memutuskan untuk mengadakan pembicaraan lebih lanjut, sebut Ri, posisi Korut tidak akan berubah.

Jika AS mencabut klausul yang menghambat ekonomi sipil dan mata pencaharian Korut dari lima resolusi Dewan Keamanan PBB, Ri mengatakan kepada wartawan, "Kami akan secara permanen dan sepenuhnya membongkar semua fasilitas produksi nuklir di daerah Yongbyon, di hadapan Pakar AS."

Korut menganggap AS bertanggung jawab atas sanksi Dewan Keamanan PBB yang dikenakan padanya atas program senjata yang dilarang.

"Usulan ini merupakan langkah denuklirisasi terbesar yang dapat kami ambil pada tahap ini sehubungan dengan tingkat kepercayaan antara DPRK dan Amerika Serikat saat ini," tambahnya, menggunakan inisial nama resmi Korut.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump Ancam Serang Lagi, Iran Akan Tutup Total Selat Hormuz

57 tahun lalu

AS Batalkan Gencatan Senjata, Ini Tanggapan Keras Iran

57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal