Di tengah meningkatnya ketegangan, militer Iran disebut berada dalam kondisi siaga penuh untuk merespons setiap kemungkinan serangan dari AS maupun Israel secara cepat dan tegas.
Sementara itu, anggota Komisi Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, menilai negosiasi dengan AS saat ini tidak ada gunanya. Dia bahkan menegaskan, pendekatan diplomasi tidak relevan dalam situasi konflik yang sedang berlangsung.
“Negosiasi dalam kondisi saat ini tidak rasional. Musuh hanya memahami bahasa kekuatan dan rudal,” tulisnya di media sosial X.