Bantu Petakan Physical Distancing, Google Bakal Buka Data Lokasi Pengguna

Ahmad Islamy Jamil
Ilustrasi Google. (Foto: AFP)

MOUNTAIN VIEW, iNews.idGoogle akan memublikasikan data lokasi dari para penggunanya di seluruh dunia mulai Jumat (3/4/2020) ini. Langkah itu bertujuan untuk memungkinkan pemerintah mengukur efektivitas kebijakan jaga jarak fisik (physical distancing) yang diberlakukan untuk memerangi pandemi virus corona (Covid-19).

Laporan tentang pergerakan para pengguna di 131 negara itu akan tersedia di situs web khusus yang dibuat Google. Laporan itu berbasis rekaman GPS (global positioning system) itu akan memetakan tren pergerakan dari waktu ke waktu berdasarkan geografi.

“Tren akan menampilkan peningkatan persentase atau penurunan kunjungan ke lokasi-lokasi tertentu seperti taman, toko, rumah dan tempat kerja, bukan jumlah kunjungan secara mutlak,” ungkap Google menurut unggahan di salah satu blog perusahaannya, dikutip AFP, Jumat (3/4/2020).

Kesepakatan itu ditandatangani oleh Jen Fitzpatrick selaku pimpinan di Google Maps, dan Kepala Petugas Kesehatan Google, Karen DeSalvo. “Kami berharap laporan ini akan membantu mendukung keputusan (pemerintah) tentang bagaimana mengelola pandemi Covid-19,” kata mereka.

“Informasi ini dapat membantu pejabat memahami perubahan dalam perjalanan penting yang dapat membentuk rekomendasi pada jam kerja atau menginformasikan penawaran layanan pengiriman,” ujar kedua perempuan itu lagi.

Seperti halnya pendeteksi kemacetan lalu lintas atau pengukuran lalu lintas di Google Maps, laporan baru terkait physical distancing Covid-19 ini akan menggunakan data teragregasi dan dianonimkan, meski pengguna telah mengaktifkan riwayat lokasi mereka. Dengan begitu, tidak akan ada data pribadi pengguna yang dibocorkan.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Bisnis
5 hari lalu

Deretan Orang Terkaya di Dunia 2026, Elon Musk Masih di Pucuk!

Internet
9 hari lalu

Menko Pratikno Tegur Google dan YouTube: Perlindungan Anak Tak Cukup Hanya Panduan

Nasional
10 hari lalu

Dewan Pers Minta Google Buka Dialog soal Publisher Rights di Era AI

Nasional
2 bulan lalu

Nadiem Heran Didakwa Perkaya Diri Rp809 Miliar: Tak Sepeser pun Uang Masuk Kantong Saya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal