Batu Tembok Ratapan Runtuh, Pemerintah Yerusalem Tutup Lokasi

Nathania Riris Michico
Paus Fransiskus berdoa di Tembok Ratapan, Yerusalem. Beberapa batu di lokasi suci itu mulai terkikis dan membahayakan peziarah di bawahnya. (Foto: AFP)

Rabi yang bertugas di Tembok Ratapan, Shmuel Rabinowitz, mengaku tidak bisa menjelaskan insiden itu secara spesifik. Namun kecelakaan itu terjadi sehari setelah pertemuan besar di Tembok Ratapan yang disebut "pencarian jiwa".

Rabinowitz mencatat, batu di atas bagian utama Tembok Ratapan diperiksa oleh para profesional dua kali setahun.

Batu-batu di Tembok Ratapan diduga makin terkikis lantaran usia tembok yang sudah ribuan tahun. (Foto: Flash90)

Pada Minggu (24/7/2018), puluhan ribu jemaat Yahudi memadati lapangan utama untuk menggelar doa tahunan berkabung atas penghancuran kuil-kuil.

Batu besar yang roboh itu menghantam bagian yang jarang dikunjungi, di mana laki-laki dan perempuan diizinkan untuk berdoa bersama yang bertentangan dengan ajaran Yahudi Ortodoks.

Tembok Ratapan berada di Yerusalem timur, wilayah yang dicaplok Israel dari Palestina.

Bagi Muslim, lokasi itu merupakan kompleks Haram Al Sharif, lokasi paling suci ketiga setelah Mekkah dan Madinah, dan rumah bagi masjid Al Aqsha dan Masjid Kubah Batu.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
1 bulan lalu

Gawat! Sekolah-Sekolah Palestina Dipaksa Pakai Kurikulum Israel, 45.000 Pelajar Terdampak

2 bulan lalu

Pemukim Yahudi Serang Gereja di Yerusalem, Pemuka Agama Kristen Protes Keras

2 bulan lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

3 bulan lalu

Israel Tangkap Mufti Agung Yerusalem Sheikh Hussein, Larang Masuk Masjid Al Aqsa

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal