Bayi 3,5 Bulan Meninggal Gara-Gara Ayahnya Asyik Main Game

Anton Suhartono
Ilustrasi (Foto: The Straits Times)

Jaksa penuntut umum menambahkan, Sazali tidak peduli dengan kondisi bayinya. Sebenarnya anaknya itu sudah menolak untuk diberikan susu dengan meronta-ronta, tapi dia tetap menbiarkan botol di dalam mulut korban. Dua menit setelah meronta, sang anak meninggal dunia.

Ahli patologi forensik menjelaskan botol susu yang berada di dalam mulut bisa menghambat saluran pernapasan atas bayi. Hal ini sebenarnya tidak akan terjadi jika Sazali memperhatikan bayinya.

Ini bukan kali pertama dia berlaku kasar pada anaknya. Lima pekan lalu sang bayi juga baru keluar dari rumah sakit karena mengalami patah tulang. Bayi itu lepas dari gendongan Sazali dan jatuh dalam posisi kepala menyentuh lantai terlebih dulu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo: Indonesia-Singapura Sepakat Jaga Selat Malaka Jadi Jalur Pelayaran Bebas

57 tahun lalu

Prabowo ke PM Lawrence Wong: Singapura Tetangga Dekat, Stabilitas Jadi Kepentingan Bersama

57 tahun lalu

Mentan Ungkap Rencana Ekspor 10.000 Ton Beras ke Singapura: Stok Kita Ada 5,1 Juta Ton

57 tahun lalu

Pramono Bertemu 2 Menteri Singapura, Bahas Investasi hingga Pengembangan Transportasi Publik

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal