Begini Cara Para Orang Tua di Jepang Carikan Jodoh untuk Anak

Anton Suhartono
(Foto: Japan Times)

Menurut Yamada, orang tua, yang memiliki anak berusia paruh baya namun tetap sendiri, sangat khawatir, apa yang akan terjadi setelah kepergiannya.

"Banyak orang tua ingin menikahkan anak mereka bagaimana pun caranya. Karena, terlalu menyakitkan untuk membayangkan anak mereka meninggal sendirian," kata Yamada.

Hal ini yang menjadi penyebab semakin menjamurnya acara-acara pencarian jodoh. Para orang tua mendatangi acara-acara tersebut untuk mencari pasangan hidup untuk anak mereka. Seperti yang terjadi pada pertengahan Januari lalu, di mana 60 orang tua hadir dalam acara pencarian jodoh yang digelar oleh Living Mariage di salah satu hotel di Tokyo.

Acara itu dimanfaatkan para orang tua untuk mencari calon besan. Sebelumnya mereka sudah berselancar di internet untuk mencari calon mertua potensial bagi anak-anak mereka.

"Saya ingin anak saya menemukan seseorang yang dengannya dia dapat menjalin hubungan yang saling mendukung. Anak saya seorang pekerja yang sibuk, jadi saya datang ke sini untuk mencarikan untuknya," kata Sachiko Fukazawa, perempuan berusia 64 tahun yang mencarikan jodoh untuk anak perempuannya berusia 38 tahun.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
1 hari lalu

Asian Games 2026, Prabowo Ingin Lagu Indonesia Raya Berkumandang di Jepang

7 hari lalu

Tragis! WNI Pekerja Magang di Jepang Tewas Terjepit Mesin Aduk di Pabrik

11 hari lalu

Rumah Tanpa Banyak Sekat ala Hunian Jepang Makin Diminati, Ini Alasannya!

14 hari lalu

Profil Yayoi Kusama, Seniman Legendaris Jepang yang Meninggal Dunia di Usia 97 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal