Begini Skenario Profesor Matematika Israel Bantai dan Usir Ribuan Orang Arab

Anton Suhartono
Seorang profesor matematika Israel didakwa merancang serangan teror terhadap ratusan warga Arab yang tinggal di negaranya (Foto: AP)

TEL AVIV, iNews.id - Seorang profesor matematika Israel didakwa merancang serangan teror terhadap ratusan warga Arab yang tinggal di Israel. Tak berhenti pada rencana pembantaian, dia juga disebut ingin memicu eksodus warga Arab dengan mendorong mereka meninggalkan Israel dan wilayah pendudukan Tepi Barat.

Jaksa penuntut Israel mengungkap skenario mengerikan tersebut dalam surat dakwaan terhadap profesor yang mengajar di Universitas Bar-Ilan itu. Rencananya diperkirakan menewaskan 600 hingga 700 orang, termasuk perempuan dan anak-anak.

Sang profesor juga disebut ingin mengusir warga Arab ke Yordania, Lebanon, maupun Gaza. Untuk mencapai tujuan itu, serangan dirancang sedemikian rupa agar menimbulkan ketakutan besar dan mendorong warga Arab melarikan diri dari wilayah mereka.

Pria berusia 60-an tahun itu ditangkap pada 17 September dan mengakui dakwaan yang ditujukan kepadanya. Identitasnya dirahasiakan berdasarkan undang-undang Israel yang melarang publikasi identitasnya.

Menurut Kejaksaan Agung Israel, profesor tersebut telah menyusun rencana secara lengkap dan detail selama hampir tiga tahun. Dia bahkan disebut berusaha mendapatkan bantuan dari elemen Angkatan Udara, korps artileri, dan korps lapis baja Israel.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
12 jam lalu

Nah, Laporan CIA Perkirakan Israel Bakal Dilanda Perang Saudara

15 jam lalu

UEFA Selidiki Pemain Timnas Israel Ludahi Staf Pelatih Irlandia saat UEFA Nations League

1 hari lalu

Pemerintah Tak Izinkan Konser Israel Houghton, Yusril: RI Komitmen Dukung Palestina

1 hari lalu

Pejabat Israel Sebut Iran Mungkin Serang Negaranya untuk Ganggu Pemilu

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal