Amerika Serikat dan Inggris dilaporkan melancarkan serangan udara terhadap sasaran Houthi di Yaman menyusul serangan mematikan Houthi itu.
Gerakan Ansar Allah—yang juga dikenal sebagai Houthi—telah bersumpah pada November lalu untuk menyerang semua kapal yang terkait dengan Israel sampai tentara zionis menghentikan aksi militer di Jalur Gaza, Palestina. Tindakan kelompok pemberontak Yaman itu mendorong Amerika Serikat menggelar operasi multinasional untuk mengamankan pelayaran di Laut Merah.
Tak cukup sampai di situ, militer AS dan Inggris kemudian melancarkan sejumlah serangan terhadap posisi Houthi di Yaman untuk menurunkan kemampuan kelompok itu dalam menyasar kapal-kapal dagang di perairan tersebut.