Beli 2 Senjata dan Mencurigakan, Mahasiswa China Dideportasi dari AS

Anton Suhartono
Senjata milik Sun Wenliang (Foto: Twitter)

Beberapa hari setelah pemeriksaan, dia justru membeli senjata baru berkaliber .308. Senajata kedua inilah yang menjadi perhatian pihak kampus. Apalagi dia menambahkan aksesori dengan bipod dan teleskop. Tak ketinggalan, dia juga membeli pelurunya.

Pada tahap ini, pemeriksaan terhadap Sun juga melibatkan para agen federal, petugas bea cukai, serta otoritas keamanan dalam negeri.

Dua senjata itu dibeli secara legal oleh Sun. Aturan federal membolehkan pendatang yang memegang visa non-imigran memiliki senjata asal mengantongi lisensi berburu.

Kemudian otoritas imigrasi mencabut status non-imigran Sun, namun alasannya tak terkait dengan kepemilikan senjata. Dia diketahui kerap tak masuk kuliah sehingga alasan masuknya ke AS dicurigai.

Nah, karena status non-imigrannya dicabut, maka kepemilikan senjata Sun dianggap ilegal. Karena itu, pada 7 Februari lalu dia ditahan oleh agen federal atas tuduhan pelanggaran izin kepemilikan senjata.

Lalu pada 21 Maret, hakim imigrasi memerintahkan agar Sun dikembalikan ke China.

Editor : Masirom Masirom
Artikel Terkait
Nasional
13 jam lalu

Terbang ke AS, Prabowo bakal Teken Kesepakatan Tarif Dagang dengan Trump

Nasional
14 jam lalu

Prabowo Bertolak ke Amerika Serikat, bakal Bertemu Donald Trump

Internasional
18 jam lalu

Jaksa Agung AS Ungkap 300 Tokoh Dunia dalam Dokumen Jeffrey Epstein, Obama hingga Pangeran Harry

Nasional
1 hari lalu

Prabowo Ingin RI Untung Maksimal, Matangkan Strategi Perundingan dengan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal