Benarkah Pembunuhan Haniyeh di Teheran akibat IRGC Disusupi Mossad?

Ahmad Islamy Jamil
Korps Garda Revolusi Iran (IRGC), pasukan elite Iran (ilustrasi). (Fotoa: EPA)

TEHERAN, iNews.id - Korps Garda Revolusi Iran (IRGC) membantah laporan yang menyebut pihaknya telah disusupi agen mata-mata Israel, Mossad. Menurut unit elite Angkatan Bersenjata Iran itu, laporan tersebut tidak benar.

Surat kabar Inggris, The Telegraph, pada Sabtu (3/8/2024) melaporkan bahwa penyusupan Mossad ke dinas intelijen Iran di IRGC diduga menyebabkan terbunuhnya pemimpin politik Hamas, Ismail Haniyeh, Rabu pekan lalu. Dikatakan Mossad telah meminta agennya yang berada di dalam IRGC untuk menanam bahan peledak di wisma tamu Teheran, tempat Haniyeh menginap.

Pada Minggu (4/8/2024) malam, sebuah sidang diadakan di Teheran untuk memeriksa kasus pembunuhan Haniyeh. Sidang tersebut dihadiri wakil kepala Badan Intelijen Pasukan Quds (unit militer khusus IRGC yang beroperasi di Timur Tengah), wakil menteri informasi (intelijen) untuk masalah keamanan, dan pejabat intelijen senior Iran lainnya.

Dalam rapat itu, juru bicara Pasukan Quds menekankan bahwa pembunuhan Haniyeh bukan hasil infiltrasi Mossad ke dalam badan intelijen Iran. Dia pun memastikan tidak ada masalah terkait perekrutan personel Iran dalam insiden ini.

Kepada kantor berita IRNA, Juru Bicara Komite Keamanan Nasional dan Kebijakan Luar Negeri Parlemen Iran, Ebrahim Rezaei, juga mengatakan laporan The Telegraph itu tidak benar. Sebab, IRGC melihat pengaruh badan intelijen Israel itu telah menurun, baik di Iran maupun di negara-negara Timur Tengah lainnya.

Haniyeh tewas di Teheran pada Rabu lalu. Hamas mengatakan, pemimpin politik mereka itu gugur diserang Israel seusai menghadiri pelantikan Presiden baru Iran, Masoud Pezeshkian. Hamas juga Amerika Serikat atas kematian Haniyeh dan menegaskan bahwa serangan tersebut tidak akan dibiarkan begitu saja.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Buletin
3 jam lalu

Israel Membara Digempur Rudal Iran, Warga Tel Aviv Dilanda Ketakutan!

Internasional
11 jam lalu

Iran Hancurkan Pesawat Mata-Mata AS Senilai Rp4,6 Triliun di Pangkalan Saudi

Internasional
14 jam lalu

Ribuan Warga Israel Demonstrasi Tolak Perang, Dipukuli hingga Ditangkap Polisi

Internasional
15 jam lalu

Iran Akan Hancurkan Kampus-Kampus AS di Timur Tengah, Peringatkan Dosen dan Mahasiswa Menjauh

Internasional
15 jam lalu

Luncurkan 850 Rudal, AS Bantah Kehabisan Tomahawk Gempur Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal