Benjamin Netanyahu Dapat Restu Presiden Israel Bentuk Pemerintahan Baru

Ahmad Islamy Jamil
Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu. (Foto: AFP)

YERUSALEM, iNews.id – Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu, pada Selasa (6/4/2021) ini mendapatkan kesempatan baru untuk melanjutkan kehidupan politiknya. Dia menerima mandat dari Presiden Israel, Reuven Rivlin, untuk membentuk pemerintahan baru.

Netanyahu, pemimpin terlama Israel yang berkuasa secara berturut-turut sejak 2009, sekarang tengah menghadapi tugas berat untuk memecahkan kebuntuan politik yang belum pernah terjadi sebelumnya. Dia harus merekrut sekutu yang memadai di Parlemen Israel (Knesset) agar bisa membangun koalisi pemerintahan.

Reuters melansir, di bawah undang-undang yang berlaku di Israel, Netanyahu memiliki waktu selama 28 hari untuk membentuk pemerintahan baru. Jika setelah rentang waktu itu kabinet belum terbentuk, kesempatan tersebut bisa diperpanjang hingga dua minggu berikutnya. 

Akan tetapi, jika setelah masa perpanjangan itu Netanyahu masih gagal juga membentuk pemerintahan baru, Presiden Rivlin bakal memilih kandidat perdana menteri lain atau meminta parlemen untuk memilih satu orang sebagai kepala pemerintahan berikutnya.

Pemilu Israel telah digelar pada 23 Maret lalu. Itu adalah pemilu keempat yang diadakan negara Yahudi itu dalam dua tahun terakhir. Pemilu bulan lalu itu berakhir dengan hasil yang mengambang. Pasalnya, baik koalisi sayap kanan pimpinan Netanyahu maupun calon aliansi dari lawan-lawannya, tak ada yang berhasil menguasai mayoritas Parlemen Israel.

Namun, dalam konsultasi tentang pemberian mandat pembentukan koalisi yang diadakan Rivlin dengan partai-partai politik pada Senin (5/4/2021) kemarin, Netanyahu menerima lebih banyak dukungan daripada para penantangnya. Hal itulah yang menyebabkan sang presiden memberikan restu kepada Netanyahu—yang pengumumannya disiarkan televisi setempat.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 jam lalu

Israel Ngotot Tak Akan Tarik Pasukan dari Gaza

7 jam lalu

Iran Sebut Spanyol Diganggu AS dengan Krisis Perbatasan karena Menentang Perang Timur Tengah

11 jam lalu

Netanyahu Tolak Mentah-Mentah Proposal Damai Gaza Fase II yang Diajukan Trump

12 jam lalu

Iran Tuduh AS dan Israel di Balik Eksodus 60.000 Imigran Maroko ke Spanyol

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal