Berani Beda, Myanmar Dukung Serangan Rusia ke Ukraina dan Puji Presiden Putin

Anton Suhartono
Myanmar mendukung serangan Rusia ke Ukraina (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Myanmar punya sikap berbeda dibandingkan kebanyakan negara soal serangan Rusia ke Ukraina, yakni mendukung. Disebutkan, Rusia punya hak untuk membela kepentingan nasional.

Juru bicara militer Myanmar Zaw Min Tun mengatakan kepada kantor berita Sputnik, Rusia melakukan tindakan yang diperlukan untuk menjaga kedaulatan negara.

"Pertama, menurut saya, dalam situasi terkait Ukraina, Rusia mengambil tindakan yang diperlukan untuk mempertahankan dan memperkuat kedaulatannya. Kedua, Rusia, sebagai kekuatan besar, memastikan keseimbangan kekuatan dunia yang memungkinkan untuk menjaga perdamaian dunia," kata Zaw Min Tun.

Dia beharap Rusia bisa mengalahkan bentuk kolonialisme modern, merujuk pada Amerika Serikat (AS) yang sudah bergerak lebih dekat ke perbatasan Rusia untuk mengganggu kedaulatan.

"Situasi di sekitar Ukraina bukan hanya masalah kedua negara. Presiden, pemerintah, dan rakyat Rusia wajib untuk merespons situasi geopolitik yang terjadi di dunia, di mana Ukraina hanya salah satu penghubungnya," ujarnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Trump Yakin China dan Rusia Tak Bantu Iran Perang Lawan AS

21 jam lalu

Houthi Peringatkan AS Tak Terlibat dalam Konflik Lawan Saudi

1 hari lalu

Trump Sebut Akan Bertemu Kim Jong Un Bulan Depan

1 hari lalu

Presiden Pezeshkian Ngadu ke Putin, Kenapa Iran dan AS Tak Kunjung Berdamai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal