KUALA LUMPUR, iNews.id - Perdana Menteri Malaysia Mahathir Mohamad mengaku berat untuk melepas maskapai penerbangan nasional Malaysia Airlines (MAS), terkait kerugian yang terus menerus mendera.
Dia mengaku tak punya pilihan lain, meskipun menyukai maskapai tersebut.
"Saya menyukai MAS. Saya ingin MAS menjadi maskapai penerbangan nasional, tetapi sepertinya kami tidak mampu lagi," kata Mahathir, dikutip dari Reuters, Rabu (20/3/2019).
Pekan lalu, Mahathir mengatakan pemerintah masih mempertimbangkan apakah akan menutup, menjual, atau mendanai kembali maskapai. Keputusannya akan segera dibuat.
Menurut Mahathir, pemerintah sebenernya masih mempelajari opsi untuk menutupi masalah pendanaan maskapai, tapi di perjalanan ada pihak yang tertarik membeli MAS.
"Ada beberapa pihak yang tertarik untuk membeli, jadi kami tak menolak," kata Mahathir, tanpa menyebut perusahaan dimaksud.