Berat Menjual Malaysia Airlines, Mahathir: Saya Menyukainya, tapi...

Anton Suhartono
Mahathir Mohamad (Foto: AFP)

Malaysia Airlines Berhad (MAB) berusaha mengubah operasionalnya dan bertekad kembali meraih keuntungan pada 2019 setelah mengalami dua kali bencana pada 2014, yakni hilangnya MH370 dan penembakan terhadap MH17 di Ukraina.

Berbagai cara dilakukan untuk memperbaiki perusahaan, namun tak banyak membantu. Pemerintah juga mempertimbangkan apakah akan mengganti manajemen maskapai, mengurangi, atau menambahnya.

"Meskipun kami mempekerjakan manajemen asing, MAS masih menghadapi kerugian. Oleh karena itu, salah satu opsinya adalah menjual," ujar pria 93 tahun itu.

MAS pernah dipimpin dua CEO asing sebelum kontrak mereka berakhir, seiring pengambilalihan oleh Khazanah Nasional pada 2014. Pada awal bulan ini, Khazanah Nasional mendesak pemerintah untuk segera menentukan sikap terkait investasinya di maskapai.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 hari lalu

Usia Tembus Seabad, Mantan PM Malaysia Mahathir Mohamad Ulang Tahun Ke-101

18 hari lalu

Hilang Misterius 12 Tahun Silam, Pencarian Pesawat Malaysia Airlines MH370 Diperpanjang Setahun

3 bulan lalu

Kisah Mahathir Mohamad Jatuh hingga Patah Tulang: Saya seperti Tak Punya Kaki!

5 bulan lalu

Dirawat Sebulan di RS, Mahathir Mohamad Diperbolehkan Pulang 2 Hari

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal