JAKARTA, iNews.id – Kabar mengenai ambruknya balkon Tower II Gedung Bursa Efek Indonesia (IDX) di kawasan Senayan, Jakarta Selatan, menjadi pemberitaan media asing. Dalam kurun 1 jam sejak peristiwa itu terjadi, berita ini sudah beredar luas ke penjuru dunia.
Media Singapura, Inggris, China, Inggris, Australia, dan Amerika Serikat, memberitakan peristiwa yang terjadi pada Senin (15/1/2018) siang itu.
The Straits Times Singapura membuat laporan berjudul, "Balcony at Indonesia Stock Exchange building collapses; people trapped". Disebutkan, balkon yang ambruk tepat berada di atas lobi utama Tower II gedung bursa. Saat itu lokasi sedang ramai dilewati karyawan dan pengunjung yang hendak makan siang.
Straits Times menyebut peristiwa yang terjadi sekitar pukul 12.00 WIB itu membuat beberapa orang terjebak di reruntuhan yang ambruk.
Lalu, media China, South China Morning Post (SCMP), membuat laporan bertajuk, "People evacuated from Indonesia Stock Exchange after balcony collapse." Mengutip laporan dari Reuters, SCMP menyebutkan belasan orang terluka dalam kejadian itu. SCMP juga menggambarkan kepanikan karyawan dan pengunjung dengan menempelkan posting-an di media sosial yang beredar luas.
BBC turut membuat laporan yang serupa dengan judul, "Jakarta stock exchange ceiling collapses". Mengambil gambar dari media sosial, BBC menampilkan foto korban yang menjalani perawatan di taman gedung bursa.
"Seorang karyawan Bank Dunia di Jakarta, yang berkantor di gedung yang sama, mengatakan kepada BBC, "Loteng tengah di atas lobi telah ambruk."
ABC.net Australia juga membuat laporan, "Indonesia Stock Exchange: A dozen injured after second floor collapses." Dalam laporannya, kontributor ABC.net, Adam Harvey, yang berada di lokasi, menyebut banyak pekerja asing yang bekerja di gedung tersebut, termasuk warga Australia.
"Ada orang Australia yang bekerja di gedung itu, kami berusaha mencari tahu apa yang terjadi," demikian laporan ABC.net.
Media Amerika Serikat, NBC News, menurunkan laporan bertajuk, "28 injured as floor collapses at Indonesia Stock Exchange."
Mengutip laporan dari dua kantor berita, yakni Reuters dan Associated Press, NBC menulis lebih dari 24 orang luka dalam perisiwa itu. Hal ini didasarkan atas laporan di Rumah Sakit Siloam Jakarta yang menerima 28 korban.