Get iNews App with new looks!
Mode Gelap
Advertisement
Aa Text
Share:
Read Next : Sekolah di Jakarta Mulai Belajar Tatap Muka Besok, Siswa Diminta Tetap Pakai Masker
Advertisement . Scroll to see content

Berkendara di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Ini Harus Diperhatikan Pengendara Motor

Rabu, 09 September 2026 - 09:54:00 WIB
Berkendara di Tengah Paparan Abu Vulkanik, Ini Harus Diperhatikan Pengendara Motor
Berkendara sepeda motor di tengah paparan abu vulkanik membutuhkan kewaspadaan ekstra mulai dari jarak pandang hingga daya cengkram ban. (Foto: WMS)
Advertisement . Scroll to see content

JAKARTA, iNews.id - Berkendara sepeda motor di tengah paparan abu vulkanik membutuhkan kewaspadaan ekstra. Selain berisiko mengganggu kesehatan, abu vulkanik yang menutupi jalan dapat mengurangi jarak pandang dan daya cengkeram ban sehingga meningkatkan risiko kecelakaan.

Aktivitas vulkanik di sejumlah wilayah Indonesia dalam beberapa waktu terakhir kembali mengingatkan masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan. Abu vulkanik yang terbawa angin dapat menyebar ke berbagai wilayah dan mengganggu aktivitas masyarakat yang tetap harus melakukan mobilitas menggunakan sepeda motor.

Partikel abu vulkanik berukuran sangat kecil sehingga mudah terbawa udara dan berpotensi masuk ke saluran pernapasan. Paparan abu juga dapat menyebabkan iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan.

Dari sisi keselamatan berkendara, abu vulkanik yang menempel atau menumpuk di permukaan jalan juga dapat membuat kondisi jalan menjadi lebih licin. Jarak pandang pengendara bisa ikut terganggu ketika konsentrasi abu di udara semakin tinggi.

“Keselamatan berkendara bukan hanya ditentukan oleh skill, tetapi juga bagaimana pengendara memitigasi dan membaca risiko kecelakaan yang diakibatkan kondisi lingkungan. Saat menghadapi jalan yang terdampak abu vulkanik, pengendara perlu lebih tenang, tidak terburu-buru, dan selalu mengutamakan keselamatan,” ujar Head of Safety Riding Promotion PT Wahana Makmur Sejati (WMS), Agus Sani, dalam keterangan pers, Rabu (9/9/2026).

Follow WhatsApp Channel iNews untuk update berita terbaru setiap hari! Follow

Related News

 
iNews Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik lebih lanjut