Berseteru dengan Junta Militer Niger, Prancis Tarik 1.500 Tentara dari Niamey

Muhammad Fida Ul Haq
Tentara Prancis akan ditarik dari Niger. (foto: Defence Post)

Pasukan Prancis telah berada di Niger sebagai bagian dari perjuangan lebih luas melawan para jihadis di seluruh wilayah Afrika Barat.

Krisis Niger menunjukkan bahwa kekuasaan Prancis di Afrika akhirnya selesai.

Pasukan yang menarik diri sekarang menghadapi tantangan organisasi dalam penarikan yang cepat. 

Pasukan Prancis di Niger mengalami ketidakpastian sejak junta mulai menuntut mereka pergi, dengan pasokan makanan yang tidak teratur dan protes anti-Prancis berulang di luar pangkalan Niamey.

Keputusan untuk mundur meninggalkan kekosongan dalam upaya Barat untuk melawan pemberontakan merupakan pukulan bagi pengaruh Prancis yang bisa memungkinkan Rusia untuk memperluas pengaruhnya di wilayah tersebut. 

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
1 hari lalu

Desak Diplomat dan Warga Asing Segera Tinggalkan Ukraina, Rusia: Kami Tak Tanggung Akibatnya!

1 hari lalu

Minta Warga Asing Segera Tinggalkan Ukraina, Putin Janjikan Pembalasan Dahsyat

1 hari lalu

Gawat! Rusia Peringatkan Diplomat dan Warga  Asing Segera Tinggalkan Ukraina

3 hari lalu

Demo Besar-besaran Pelajar di Prancis Ricuh, 1.900 Orang Ditangkap

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal