Bertemu di Jeddah, Joe Biden Jabat Tangan Raja Salman

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin Arab Saudi, Raja Salman bin Abdulaziz, berjabat tangan dengan Presiden AS Joe Biden saat keduanya bertemu di Jeddah, Jumat (15/7/2022). (Foto: Reuters)

Di kalangan progresif Amerika, tur sang presiden ke negara Arab itu dianggap menyakitkan. Alih-alih bersikap ramah dengan Riyadh, mereka justru ingin Biden mengambil sikap yang lebih tegas terhadap Saudi, terutama atas keterlibatannya dalam perang di Yaman.

Ditambah lagi dengan ingatan publik akan kasus pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi, yang membuat para aktivis HAM di Barat makin menyayangkan perjalanan Biden ke Saudi.

Soal Khashoggi, Biden sendiri pernah mengumbar janji pada masa kampanye Pemilihan Presiden (Pilpres) AS 2020. Kala itu, dia mengatakan bakal menjadikan Saudi “negara paria” alias negara kasta paling rendah, karena pembunuhan wartawan tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Hamas Tolak Serahkan Senjata dan Intervensi Asing: Gaza Milik Palestina!

Internasional
4 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
4 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Nasional
4 jam lalu

Menhaj Ungkap RI Ekspor Beras hingga Ikan ke Arab Saudi untuk Kebutuhan Jemaah Haji

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal