ISTANBUL, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan militernya tidak akan melancarakan serangan besar-besaran ke Iran. Alasannya, dia menjaga kondusivitas menjelang pemilu paruh waktu AS yang berlangsung pada 3 November mendatang.
Bukan hanya itu, Trump mengulangi prediksinya bahwa perang melawan Iran justru akan berakhir setelah pemilu, bahkan sebelumnya.
Menjawab pertanyaan Fox News mengenai desakan agar AS sebaiknya melancarkan serangan besar-besaran berskala penuh terhadap Iran, Trump merespons kondisinya saat ini tak memungkinkan.
"Iya, mungkin saya tidak melakukan itu karena pemilu," ujarnya, dikutip Selasa (15/9/2026).
Meski Iran dalam kondisi lemah, lanjut Trump, serangan besar dikhawatirkan akan mengubah pemilu, terutama dampaknya bagi Partai Republik.