Biadabnya Zionis, Warga Palestina Disiksa dan Diserang Anjing dalam Tahanan Israel

Ahmad Islamy Jamil
Tahanan Palestina yang dibebaskan militer Israel, Sufyan Abu Salah (kedua dari kanan), tiba di Rumah Sakit al-Najjar, di Rafah, Jalur Gaza Selatan, 15 April 2024 untuk menjalani pemeriksaan medis. Sufyan pulang dalam keadaan cacat. (Foto: EPA)

Israel menahan sejumlah besar warga Palestina dalam beberapa hari pascaserangan Hamas pada 7 Oktober. Mereka yang ditahan itu terdiri atas laki-laki, perempuan, anak-anak, dokter, jurnalis, aktivis hak asasi manusia, dan pasien yang sedang menjalani perawatan.

Dari lebih dari 10.000 pekerja dan pasien dari Gaza yang ditahan pada Oktober, sekitar 1.000 orang masih belum diketahui keberadaannya. Sementara puluhan lainnya meninggal dunia.

"Setidaknya 53 tahanan dari Gaza dan Tepi Barat telah meninggal dalam penahanan Israel sejak 7 Oktober," kata laporan itu.

Komisaris Tinggi PBB untuk Hak Asasi Manusia, Volker Turk mengatakan, kesaksian yang dikumpulkan oleh kantornya dan entitas lain menunjukkan berbagai tindakan yang mengerikan dilakukan Israel. Bentuknya antara lain berupa waterboarding dan pelepasan anjing pada tahanan. Dia menggambarkan semua tindakan itu sebagai pelanggaran terang-terangan terhadap hukum humaniter internasional.

Pada Senin lalu, Israel mengatakan pihaknya menahan sembilan tentara karena dicurigai menyiksa para pejuang Hamas Palestina yang ditangkap.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
5 jam lalu

30% Korban Tewas Serangan AS-Israel ke Iran Anak-Anak, Rudal Ditembak dari UEA

Nasional
9 jam lalu

Momen Prabowo Menangis Terharu, Apresiasi Baznas Salurkan Bantuan ke Palestina

Buletin
18 jam lalu

Kim Jong Un Pamer Rudal dari Kapal Perang di Tengah Konflik AS-Israel vs Iran Memanas

Nasional
22 jam lalu

Di Hadapan Ulama, Prabowo Janji Keluar dari Board of Peace jika Palestina Tak Diuntungkan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal