Biaya Hidup Tinggi, Kampus di Inggris Kurangi Jam Kuliah agar Mahasiswa Bisa Kerja

Muhammad Fida Ul Haq
Kampus di Inggris mengurangi jadwal kuliah agar mahasiswa bisa bekerja (Foto: Reuters)

LONDON, iNews.id - Universitas-universitas di Inggris sedang mengurangi jumlah hari perkuliahan. Tujuannya agar mahasiswa bisa bekerja.

Melansir dari The Guardian, Minggu (27/8/2023), biaya hidup yang tinggi di Inggris saat ini memaksa sebagian mahasiswa bekerja paruh waktu.

Jadwal kuliah akan dibuat dua atau tiga hari dalam satu minggu. Langkah ini memudahkan bagi jumlah mahasiswa yang semakin banyak yang harus bekerja paruh waktu untuk memenuhi kebutuhan hidup. 

Lebih dari separuh mahasiswa di Inggris sekarang bekerja selama masa studi mereka. Naik dari 45 persen pada tahun 2022 dan 34 persen pada tahun 2021.

Biaya akomodasi hingga pinjaman tidak mencukupi biaya mahasiswa. Banyak dari mereka yang keluar dari universitas untuk bekerja.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Ingin Kampus Aktif Geluti Sains dan Teknologi, Bukan Tempat Adu Pertentangan

57 tahun lalu

Inggris Ganti Perdana Menteri 7 Kali dalam 10 Tahun, Ada Apa?

57 tahun lalu

PM Inggris Keir Starmer Diisukan Akan Mundur, Ini Kata Trump

57 tahun lalu

Fadly Faisal Akhirnya Buka Suara soal Kaos Motif Bra yang Viral: Seru-seruan Doang!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal