Biden Ungguli Trump di Pennsylvania, Partai Republik Minta MA Hentikan Perhitungan Suara

Arif Budiwinarto
Calon Presiden Partai Demokrat, Joe Biden, tengah memimpin perolehan suara sementara di negara bagian Pennsylvania. (foto: AFP)

Dalam pernyataannya, Partai Republik meminta Mahkamah Agung menghentikan perhitungan ribuan surat suara yang dikirim melalui pos--yang diyakini sebagian besar memilih Biden. Alasannya, surat-surat itu tiba di pusat perhitungan sehari setelah hari pemilihan, Selasa (3/11/2020), yang menurut Republik harusnya didiskualifikasi.

Republik juga meminta pengadilan meninjau ulang keputusan pemerintah Pennsylvania menerima surat suara "yang datang terlambat."

"Mengingat hasil pemilihan umum 3 November 2020, pemungutan suara di Pennsylvania mungkin akan menentukan Presiden Amerika Serikat berikutnya," isi pernyataan Partai Republik dikutip dari AFP, Sabtu (7/11/2020).

"Tidak jelas apakah semua 67 dewan pemilihan county (setingkat kabupaten) memisahkan surat suara yang datang terlambat," lanjutnya.

Partai Republik selama berbulan-bulan telah memperjuangkan keputusan negara untuk menerima surat suara yang telah dikirim dengan cap pos pada 3 November dan tiba dalam tiga hari setelah hari pemilihan--mereka tiba pada hari Jumat.

Mahkamah Agung negara bagian memutuskan keputusan itu sah dan kemudian naik banding dalam sistem federal hingga Mahkamah Agung.

Biden unggul sementara atas Trump

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
10 jam lalu

Trump Klaim AS Hanya Butuh Waktu 1 Jam Kalahkan Iran

Internasional
12 jam lalu

Trump Deklarasikan Menang Perang Lawan Iran

Internasional
15 jam lalu

Iran Bantah Rencanakan Pembunuhan Trump

Internasional
2 hari lalu

140 Tentara AS Luka Selama Perang Lawan Iran, 8 Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news