Bisa Picu Gelombang Ke-3 Covid, Perayaan Natal dan Tahun Baru Prancis Diminta Batal

Anton Suhartono
Direktur rumah sakit Paris minta perayaan Natal dan Tahun Baru dibatalkan karena bisa memcu gelombang ke-3 Covid-19 (Foto: Reuters)

PARIS, iNews.id - Direktur rumah sakit Paris Julien Lenglet meminta pemerintah untuk membatalkan perayaan Natal dan Tahun Baru 2021 terkait tingginya kasus Covid-19.

Pernyataan itu disampaikan setelah beberapa politisi dan pakar kesehatan Prancis meminta pemerintah membuka penguncian menjelang Natal.

Menurut Lenglet kepada Radio RMC, seperti dilaporkan kembali Reuters, Selasa (10/11/2020), perayaan Natal dan Tahun Baru yang biasanya menghadirkan banyak orang akan memicu lonjakan kasus virus corona.

Padahal jajarannya sudah bekerja keras menekan lonjakan kasus Covid-19 sebulan terakhir. Prancis menghadapi gelombang kedua wabah Covid-19 di mana penambahan harian kasusnya mencapai rekor tertinggi dalam beberapa pekan terakhir.

Lenglet mengatakan, perayaan Natal dan Tahun Baru atau dikenal dengan 'Saint-Sylvestre' di Prancis, bisa memicu munculnya klaster raksasa antargenerasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Presiden Macron Upayakan Gencatan Senjata Idul Fitri Perang Timur Tengah

Nasional
7 hari lalu

Menkes Pastikan Seluruh Rumah Sakit Buka di Hari Raya Nyepi dan Lebaran, Layanan Darurat Siaga 24 Jam

Internasional
15 hari lalu

Terungkap, India "Lindungi" Kapal Perang Iran dari Serangan AS

Internasional
16 hari lalu

Prancis dan Uni Eropa Kompak Dukung Spanyol Lawan Ancaman AS soal Perang Melawan Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal