Blak-blakan! Trump Belum Puas dengan Serangan ke Iran Sebelumnya

Anton Suhartono
Donald Trump menegaskan ingin melumpuhkan program nuklir Iran secara permanen (Foto: Vantor via AP)

Selat Hormuz Jadi Ganjalan

Di tengah ancaman serangan baru tersebut, persoalan Selat Hormuz masih menjadi salah satu hambatan utama dalam upaya mengakhiri perang AS-Israel melawan Iran yang dimulai pada 28 Februari 2026.

Kedua pihak saling mengklaim memiliki kendali atas jalur perairan strategis yang menjadi salah satu rute penting pengiriman minyak dunia tersebut.

Iran terus menyerang kapal tanker minyak maupun kapal kargo yang melintasi Selat Hormuz tanpa seizinnya, termasuk kapal-kapal yang menggunakan rute di sisi Oman.

Sementara itu, Trump mengeklaim pengiriman minyak melalui Selat Hormuz justru meningkat dibandingkan sebelum perang. Namun, dia tidak menyertakan angka untuk mendukung pernyataan tersebut.

Konflik yang berlangsung sejak akhir Februari itu belum menunjukkan kepastian kapan akan berakhir. Sejumlah upaya gencatan senjata telah dilakukan, namun tak menghasilkan penyelesaian bertahan lama.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
8 jam lalu

Trump Ancam Serang Iran Hari Ini, kecuali...

9 jam lalu

Siapkan Serangan Baru ke Iran, Militer AS-Israel Latihan Manuver di Langit Irak

9 jam lalu

Netanyahu Feeling Israel Akan Dijatuhi Sanksi Ekonomi gegara Perang Genosida di Gaza

9 jam lalu

AS Waspada! Personel Militer dan Warganya di Timur Tengah dalam Target Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal