Bom Bunuh Diri di Masjid Pakistan Tewaskan 100 Orang, Polisi Duga Orang Dalam Terlibat

Anton Suhartono
Polisi mencurigai keterlibatan orang dalam terkait ledakan bom bunuh diri di masjid Peshawar (Foto: Reuters)

PESHAWAR, iNews.id - Kepolisian Pakistan masih menyelidiki ledakan bom bunuh diri di masjid Peshawar, Senin (30/1/2023), yang menewaskan 100 orang lebih. Sebagian besar korban yang saat itu sedang menunaikan Salat Dzuhur adalah polisi. Hanya tiga dari total korban tewas yang bukan polisi. Ini menjadi serangan bom bunuh diri paling mematikan bagi kepolisian Pakistan sepanjang sejarah. 

Penyelidikan awal menduga pelaku beraksi atas bantuan orang dalam. Pasalnya lokasi masjid berada di kompleks kepolisian yang dijaga ketat. Selain itu di lokasi ada markas pasukan anti-teror.

"Kami menemukan beberapa petunjuk sangat baik. Berdasarkan petunjuk ini, kami telah menggelar penangkapan besar," kata Kepala Kepolisian Peshawar, Ijaz Khan, kepada Reuters. 

Lebih lanjut dia tak mengabaikan potensi keterlibatan orang dalam. Namun Khan tak bisa menjelaskan lebih lanjut karena penyelidikan masih berlangsung.

"Saya tidak bisa membagikan perincian lebih banyak," kata Khan.

Masjid itu juga berada dekat kompleks kepolisian. Biasanya jemaah yang salat adalah polisi dan keluarga mereka.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Nasional
17 jam lalu

Komisi Reformasi Polri: Presiden Putuskan Jabatan Sipil Bisa Diduduki Polisi Dibatasi

Megapolitan
2 hari lalu

Viral Komunitas Motor Tutup Jalan di Thamrin hingga Bikin Macet, Polisi Langsung Bubarkan  

Megapolitan
3 hari lalu

Polisi Buru Sopir Pajero yang Kabur usai Tabrak Pedagang Buah di Duren Sawit Jaktim

Nasional
4 hari lalu

101 Orang yang Diamankan saat May Day, Kini Dipulangkan ke Keluarga

Internasional
4 hari lalu

Trump: Perundingan Damai AS-Iran Berlanjut lewat Telepon, Bukan di Pakistan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal