Bos Badan Intelijen Rusia Sebut Ukraina, Inggris dan AS Terlibat Serangan Teror Konser Musik

Anton Suhartono
Direktur badan intelijen Rusia FSB Alexander Bortnikov menyebut Ukraina, AS dan Inggris terlibat dalam serangan di Crocus City Hall (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Direktur badan intelijen Rusia FSB Alexander Bortnikov menyebut Ukraina bersama Amerika Serikat dan Inggris terlibat dalam serangan di Crocus City Hall, Moskow, yang menewaskan sedikitnya 139 orang orang pada Jumat pekan lalu. Rusia tak percaya begitu saja ISIS sebagai pelaku serangan saat konser musik tersebut.

"Kami percaya bahwa serangan itu disiapkan oleh keduanya, kelompok radikal Islam sendiri dan difasilitasi oleh layanan khusus Barat," kata Bortnikov, dalam wawancara di televisi, seperti dilaporkan Reuters, Rabu (27/3/2024).

"Dinas khusus Ukraina terkait (juga) langsung dengan ini," kata Bortnikov, menambahkan.

Menurut dia, Ukraina telah mempersiapkan para pelaku di lokasi tidak dikenal di Timur Tengah.

Saat ditegaskan oleh jurnalis apakah Ukraina dan sekutunya, Amerika Serikat serta Inggris, terlibat, Bortnikov menjawab, "Kami kira itu masalahnya. Bagaimanapun, kita sekarang berbicara tentang tekstur yan kami miliki. Itu adalah informasi umum."

Pria 72 tahun itu belum mengidentifikasi pihak manapun yang secara khusus memerintahkan serangan tersebut. Namun dia menegaskan sedang menyaipkan langkah-langkah pembalasan.

Ukraina berulang kali membantah terlibat dalam serangan itu dan menyebut tuduhan Rusia sebagai kebohongan. Amerika Serikat dan Inggris menyebut ISIS di balik serangan seraya menyebut tuduhan Rusia sebagai omong kosong.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Tak Ingin Diusir, Timnas Iran Minta Jaminan Tak Dikaitkan dengan Militer di Piala Dunia

Internasional
5 jam lalu

Trump Beri Sinyal Kesepakatan Damai AS-Iran Akan Diteken dalam Seminggu

Nasional
16 jam lalu

Rupiah Hari Ini Ditutup Perkasa, Sentuh Rp17.387 per Dolar AS

Internasional
18 jam lalu

Iran Surati FIFA Minta Jaminan Tak Singgung Garda Revolusi saat Piala Dunia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal