Penembakan Tewaskan 137 Orang Hidupkan Lagi Wacana Hukuman Mati di Rusia

Anton Suhartono
Serangan teror yang dilakukan 4 orang di Rusia mengidupkan kembali wacana hukuman mati di negara itu (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Wakil Kepala Dewan Keamanan Nasional Rusia yang juga mantan presiden Dmitry Medvedev menegaskan para pelaku penembakan di Crocus City Hall, Moskow, pada Jumat pekan lalu patut dihukum mati. Serangan saat konser musik grup rock legendaris Picnic pada itu sejauh ini menewaskan 137 orang dan melukai 180 lebih lainnya.

Hanya saja, Medvdev menegaskan, hal terpenting adalah para aktor intelektual di balik serangan juga patut dihukum mati.

"Haruskah mereka dibunuh? Memang harus. Tapi yang jauh lebih penting adalah membunuh semua orang yang terlibat, semuanya. Siapa yang membayar, siapa yang bersimpati, siapa yang membantu, bunuh mereka semua," kata Medvedev, di Telegram, dikutip dari Sputnik.

Rusia meragukan keterlibatan ISIS dalam serangan brutal tersebut dan mengarahkan pandangan ke Ukraina. Beberapa jam setelah serangan, ISIS melalui posting-an di Telegram mengklaim bertanggung jawab sebagai pelaku serangan.

Tuduhan Rusia ke Ukraina didasarkan karena empat pelaku ditangkap saat akan melarikan diri menuju perbatasan negara itu. Bukan hanya itu, para pelaku diketahui memiliki kontak di Ukraina yang membantu pelarian mereka. Ukriana membantah keterlibatan dalam serangan itu.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
18 jam lalu

Heboh! Presiden Putin Putar Pulpen di Meja

1 hari lalu

Hungaria Usir 10 Diplomat Rusia, Bikin Moskow Murka!

6 hari lalu

Menlu Sugiono Dalami Informasi 8 WNI Direkrut Jadi Tentara Rusia, Singgung Hak Konsuler

6 hari lalu

Rusia Bombardir Markas Besar Badan Intelijen Ukraina, Zelensky: Balas dengan Keras!

6 hari lalu

Tak Kasih Ampun, Rusia Serang Markas Besar Badan Intelijen Ukraina SBU

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal