Bos Intelijen Militer Israel Ngaku Salah, Minta Maaf Gagal Cegah Serangan Hamas

Anton Suhartono
Bos intelijen militer Israel Aharon Haliva meminta maaf karena gagal melindungi warga dari serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober (Foto: X)

TEL AVIV, iNews.id - Bos intelijen militer IsraelAharon Haliva meminta maaf karena gagal melindungi warga dari serangan lintas batas Hamas pada 7 Oktober. Haliva segera mundur dari jabatannya.

Dia menjadi pejabat tinggi pertama yang menyampaikan permintaan maaf ke publik pasca-serangan yang menghebohkan dunia itu.

"Kami tidak menjunjung tinggi kemurnian sumpah kami," kata Haliva, dalam rekaman video yang dirilis Rabu kemarin, seperti dikutip dari AFP, Kamis (22/8/2024).

"Hari yang pahit dan kelam yang saya tanggung di hati, hati nurani, dan di pundak saya setiap hari dan malam sejak saat itu," kata Haliva, melanjutkan.

Dia menyadari, permintaan maafnya tidak akan memperbaiki keadaan, namun tetap harus menyampaikan permintaan maaf atas nama intelijen.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
20 jam lalu

Abaikan Seruan Wali Kota New York Mamdani, Netanyahu Tak Takut Ditangkap

3 hari lalu

Menteri Radikal Israel Ben Gvir Ingin Hancurkan Tepi Barat seperti Gaza

4 hari lalu

Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa

4 hari lalu

Wali Kota New York Mamdani Diancam Bunuh gegara Bela Palestina-Kecam Israel

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal