Bos Pabrik Garmen Disiksa Karyawan sampai Tewas karena Penistaan Agama, PM Paksitan: Memalukan Negara

Umaya Khusniah
Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan. (Foto: Reuters)

LAHORE, iNews.id - Perdana Menteri Pakistan, Imran Khan mengatakan serangan segerombol karyawan pabrik yang menyiksa dan membakar manajer merupakan perbuatan yang memalukan negara. Dia mengutuk pembunuhan tersebut dan secara pribadi akan mengawasi penyelidikan. 

"Serangan main hakim sendiri yang mengerikan di sebuah pabrik di Sialkot dan pembakaran hidup-hidup manajer Sri Lanka adalah hari yang memalukan bagi Pakistan," katanya dalam sebuah pesan di Twitter, Sabtu (4/12/2021).

PM Khan memastikan, mereka yang terbukti bersalah akan mendapatkan hukuman. 

Sementara itu, penasihat Khan untuk Interfaith Harmony, Tahir Ashrafi dalam pernyataan video rekaman yang dibagikan di media sosial juga mengutuk para pembunuh.

"Ini adalah tindakan barbar dan bertentangan dengan ajaran Islam," katanya.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
Megapolitan
1 hari lalu

WNA Pakistan Ditangkap di Kemayoran usai Palsukan Paspor demi Terlihat Sering ke Luar Negeri

Internasional
4 hari lalu

Dampak Perang Timur Tengah, Pakistan Tutup Sekolah hingga Berlakukan WFH bagi Karyawan

Internasional
14 hari lalu

Kemhan Afghanistan Klaim Hancurkan Pangkalan Militer Pakistan

Nasional
14 hari lalu

Afghanistan-Pakistan Perang Terbuka, Kemlu Pastikan Seluruh WNI Aman

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal