Bos Pentagon Sebut Belum Ada Ancaman dari Orang Dalam Ganggu Pelantikan Joe Biden

Anton Suhartono
Christopher Miller (Foto: Reuters)

Miller menghargai peran FBI dalam membantu tugas militer dengan memeriksa lebih dari 25.000 personel Garda Revolusi. Seluruh data personel yang terlibat dicek secara teliti, termasuk latar belakang mereka seperti catatan kasus.

Surat kabar The Washington Post melaporkan pada Senin (18/1/2021), FBI memperingatkan institusi penegak hukum adanya ekstremis sayap kanan masuk ke pasukan Garda Nasional yang ditugaskan di Washington DC.

Namun laporan itu tidak mengidentifikasi adanya potensi ancaman oleh orang yang dicurigai untuk mengganggu pelantikan.

Setelah itu Angkatan Darat AS menyatakan bekerja sama dengan FBI dan Dinas Rahasia untuk mendalami apakah perlu penyaringan lebih lanjut terhadap sekitar 10.000 personel Garda Nasional yang diterjunkan ke Gedung Capitol untuk mengamankan pelantikan.

Plt Menteri Keamanan Dalam Negeri Peter Gaynor juga mengatakan belum ada ancaman dari orang dalam yang berpotensi mengganggu pelantikan.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
4 hari lalu

Bahlil Lantik Direktur PLN Arsyadany Ghana Jadi Dirjen Ketenagalistrikan, Ini Sosoknya

5 hari lalu

Peretasan Kripto Terbesar dalam Sejarah, Binance Siapkan Rp114 Triliun untuk Ganti Rugi

5 hari lalu

Perang Iran Kuras Rudal AS, Pentagon Butuh Rp109 Triliun untuk Ganti Pesawat dan Drone

9 hari lalu

Bengkak, Biaya Perang AS Lawan Iran Jadi Rp854 Triliun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal