Bos WHO Dikritik Trump, Para Pemimpin Negara Afrika Pasang Badan

Anton Suhartono
Cyril Ramaphosa (Foto: AFP)

Sementara itu ketua Komisi UA Moussa Faki mendesak para pemimpin untuk fokus memerangi Covid-19. Menurut dia, segala masalah terkait dengan kisruh pandemi bisa diurus di kemudian waktu.

Sebelumnya Tedros menepis pernyataan Trump bahwa WHO China-sentris dalam upaya mencegah penyebaran Covid-19.

"Kami dekat dengan setiap negara, kami buta warna (tidak mementingkan golongan). Kami membuat dunia mendapat informasi tentang data, informasi, dan bukti terbaru,” ujar mantan menlu Ethiopia itu.

Sementara itu China mengatakan Tedros telah memainkan peran penting dalam mempromosikan kerja sama internasional untuk memerangi wabah.

Virus corona kini telah menginfeksi lebih dari 1,5 juta orang di lebih dari 200 negara dan wilayah, 87.000 lebih di antaranya meninggal.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

1.300 Orang Meninggal Dunia Imbas Gelombang Panas di Eropa, Prancis Terpanggang!

57 tahun lalu

Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia

57 tahun lalu

1.000 Orang Lebih Terinfeksi Ebola dalam Sebulan, Ratusan Pasien Meninggal Dunia

57 tahun lalu

Dharma Pongrekun Minta MK Tinjau Ulang UU Kesehatan, Kedaulatan Bangsa Jadi Alasannya!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal