Brasil Tolak Permintaan Turki untuk Ekstradisi Lawan Politik Erdogan

Ahmad Islamy Jamil
Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menetapkan gerakan Hizmet yang dipimpin Fethullah Gulen sebagai kelompok teroris pada 2016. (Foto: Reuters)

BRASILIA, iNews.id – Mahkamah Agung Brasil pada Selasa (5/4/2022) waktu setempat, menolak permintaan ekstradisi terhadap Yakup Sagar (54) oleh Turki. Sagar adalah lawan politik Presiden Recep Tayyip Erdogan.

Dia juga tercatat sebagai anggota Hizmet, organisasi yang digerakkan oleh ulama karismatik Fethullah Gulen. Sagar pindah ke Brasil bersama keluarganya pada 2016 dan menerima status pengungsi dari negara Amerika Latin itu. Dia memiliki pabrik baju di Sao Paulo.

Sebuah majelis di Mahkamah Agung Brasil yang terdiri atas lima hakim, memberikan suara bulat untuk menolak ekstradisinya. Mereka mengatakan permintaan Turki tidak memenuhi persyaratan. Permintaan Ankara tersebut berisi tuduhan bahwa Sagar diburu karena mencoba menghancurkan Negara Turki.

Hakim Alexandre de Moraes, yang menangani kasus tersebut, mengatakan permintaan Turki itu tidak memiliki fakta untuk mendukungnya. “Sudah pasti bahwa tidak ada kemungkinan pengadilan yang benar-benar tidak memihak jika ekstradisi diberikan,” ujarnya, seperti dikutip Reuters, Rabu (6/4/2022).

Ankara menyatakan Hizmet sebagai kelompok teroris pada Mei 2016. Gerakan yang dipimpin Gulen itu dikatakan memiliki jutaan pengikut di seluruh dunia.

Sagar adalah lawan politik Erdogan kedua yang ditolak Brasil untuk diekstradisi.

Pada 2019, Mahkamah Agung menolak permintaan untuk mengekstradisi Ali Sipahi, seorang warga negara Turki dan naturalisasi Brasil yang memiliki sebuah restoran di Sao Paulo. Sipahi ditangkap dan kemudian dibebaskan ketika pengadilan menolak permintaan ekstradisi tersebut.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
1 hari lalu

Erdogan Berpidato Berapi-api di Sidang PBB: Sebut Gaza Sebagai Tempat Pemakaman Anak-Anak Terbesar di Dunia

2 hari lalu

Erdogan Pidato Berapi-api Kutuk Israel: Delegasi Zionis Walk out, Palestina Tepuk Tangan

6 hari lalu

Erdogan Masih Bisa Maju Pilpres Turki Lagi pada 2028

7 hari lalu

Duh! Pilot-Kopilot Mabuk, Pesawat Jet Pribadi Tergelincir hingga Terbakar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal