Brutal, Pasukan Junta Myanmar Tembak Mati 11 Warga di Lapangan lalu Bakar Jasadnya

Anton Suhartono
Pasukan junta Myanmar dilaporkan menembak mati 11 warga di lapangan lalu membakar mayatnya (Foto: Reuters)

YANGON, iNews.id - Pasukan junta Myanmar dilaporkan membunuh 11 warga sebuah perkampungan dengan cara ditembak. Setelah itu mereka membakar jasad para korban dan membiarkannya.

Jasad para korban yang sudah dalam kondisi hangus ditemukan di Desa Ton Taw, Sagaing, daerah pertempuran antara pasukan junta dengan milisi yang menentang kudeta mengulingkan Aung San Suu Kyi pada 1 Februari.

Myanmar mengalami kekacauan sejak militer menggulingkan pemerintahan Aung San Suu Kyi. Sejak itu unjuk rasa menentang kudeta menyebar ke segala penjuru negeri. Bukan hanya itu, rakyat membentuk milisi bersenjata yang disebut Pasukan Pertahanan Rakyat (PDF) untuk melawan militer.

Rekaman video berisi mayat-mayat yang terbakar itu beredar di media sosial serta dipublikasikan beberapa media, termasuk Myanmar Now.

Seorang relawan yang bertugas di daerah itu, meminta namanya tidak dipublikasikan mengatakan, pasukan junta memasuki Desa Don Taw pada Selasa (7/12/2021) pagi. Para korban tewas ditemukan sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

"Pasukan itu secara brutal membunuh siapa saja yang bisa mereka temukan," kata relawan, seraya menambahkan belum diketahui apakah para korban anggota milisi atau warga sipil biasa, seperti dikutip dari Reuters, Rabu (8/12/2021).

Kyaw Wunna, seorang anggota PDF di wilayah tersebut, mengatakan, pasukan tiba lalu menembakkan senjata. Warga yang ditahan dibawa ke sebuah lapangan dekat desa sebelum dibunuh.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Pemimpin Iran Khamenei Sebut Demo Rusuh Upaya Kudeta

Destinasi
5 hari lalu

Viral Film Lisa BLACKPINK Terciduk Ubah Tangerang Jadi Myanmar, Netizen Murka!

Nasional
7 hari lalu

Kemlu Kembali Pulangkan 91 WNI Korban Online Scam dari Myanmar, Total 291 Orang

Internasional
26 hari lalu

Junta Militer Myanmar Gelar Pemilu Tahap Kedua di Tengah Perang Saudara

Nasional
30 hari lalu

Prabowo: Saya Dituduh Jadi Diktator dan Mau Kudeta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal