Sementara itu Universitas Tokyo tetap melaksanakan ujian sesuai jadwal pascakejadian ini.
Insiden ini terjadi saat ujian masuk universitas yang berlangsung 2 hari secara nasional. Sekitar 500.000 siswa SMA di seluruh Jepang mengikuti ujian masuk universitas yang berlangsung 2 hari selama akhir pekan. Tempat-tempat ujian tersebar di ratusan lokasi di seluruh prefektur.
Kejahatan dengan kekerasan jarang terjadi di Jepang, namun ada serentetan penikaman yang menyita perhatian.
Pada Oktober, seorang pria mengenakan kostum Joker menikam belasan orang di kereta Tokyo. Kejadian itu membuat penumpang panik karena berlangsung saat kereta berjalan.