Kejaksaan Agung Israel menyatakan profesor tersebut juga berupaya mencari bantuan dari sejumlah elemen militer Israel, termasuk Angkatan Udara, korps artileri, dan korps lapis baja.
Surat dakwaan menyebut sang profesor merekrut orang-orang berpengalaman serta berusaha mendekati tokoh politik penting untuk membantu mewujudkan rencananya.
Salah satu tokoh yang didekatinya adalah mantan anggota parlemen dari Partai Likud, Moshe Feiglin. Namun, Feiglin disebut tidak memberikan tanggapan terhadap upaya tersebut.
Jaksa kemudian menuduh profesor itu berusaha memeras Feiglin agar mau bergabung. Dia juga disebut menggunakan berbagai cara untuk menyembunyikan rencana tersebut dan mencegahnya terungkap.
Faksi Zehut yang dipimpin Feiglin diketahui menjalin kerja sama dengan partai sayap kanan radikal, Zionisme Religius, yang dipimpin Menteri Keuangan Israel Bezalel Smotrich, menjelang pemilu 27 Oktober.